Cara isolasi dna pdf

Salah satu prinsip isolasi DNA yaitu dengan sentrifugasi. Sentrifugasi merupakan teknik untuk memisahkan campuran berdasarkan berat molekul komponennya.

cara isolasi dna pdf

Molekul yang mempunyai berat molekul besar akan berada di bagian bawah tabung dan molekul ringan akan berada pada bagian atas tabung Mader, Isolasi DNA merupakan kegunaan DNA untuk dianalisa atau dimanipulasi yang harus diisolasi terlebih dahulu dan murni kandungannya.

Teknik pengujian polimorfisme DNA berdasarkan pada amplifikasi dari segmen-segmen DNA acak yang menggunakan primer tunggal yang sekuen nukleotidanya ditentukan secara acak. Primer tunggal ini biasanya berukuran 10 basa. PCR dilakukan pada suhu anealing yang rendah yang memungkinkan primer menempel pada beberapa lokus pada DNA.

Menghasilkan pita DNA yang berukuran tebal dan dapat memisahkan DNA dari polisakarida karena adanya perbedaan karakteristik kelarutan differensial of solubility. Keberadaan pita RNA tergantung bahan yang diekstraksi Prasetyo, Mengunakan senyawa Phenol-choloroform-isoamyl alcohol, Metode standard untuk ekstraksi DNA, Akhir-akhir ini ditinggalkan, karena sifat toksik phenol.

Menggunakan garam konsentrasi tinggi NaCl 6 Muntuk medenaturisasi protein menggunakan Proteinase K untuk denaturasi protein. Metode ini lebih cepat dibanding dua metode sebelumnya, Thiocyanate bersifat toksik, untuk lisis dinding sel, Memerlukan chloroform untuk denaturasi protein.

Merupakan suatu teknik perbanyakan amplifikasi potongan DNA secara in vitro pada daerah spesifik yang dibatasi oleh dua buah primer oligonukleotida.

Primer yang digunakan sebagai pembatas daerah yang diperbanyak adalah DNA untai tunggal yang urutannya komplemen dengan DNA templatnya. Proses tersebut mirip dengan proses replikasi DNA secara in vivo yang bersifat semi konservatif Giri, Tahap selanjutnya yaitu melisiskan dinding dan membran sel dengan cara penggerusan homogenasisentrifugasi dengan kecepatan lebih dari Inti sel harus dilisiskan, karena substansi gen yang diinginkan ada didalamnya.

Penambahan larutan pelisis sel ini bertujuan untuk melisiskan sel yang tidak mengandung DNA agar sel yang mengandung inti sel dapat diisolasi atau dipisahkan dari komponen-komponen sel lainnya yang tidak berfungsi.

Selanjutnya supernatan yang terbentuk dibuang dan kemudian dilakukan ekstraksi di dalam larutan. Hal tersebut bertujuan agar didapat ekstrak. Tahap ini bertujuan untuk membersihkan hasil ekstrak dari zat-zat lainnya. Hal tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan kerja enzim yang sangat dipengaruhi oleh temperatur.

cara isolasi dna pdf

Tahap terakhir, yaitu presipitasi bertujuan untuk mengendapkan protein histon, sehingga untai-untai DNA tidak lagi menggulung coiling dan berikatan dengan protein histon, yang menyebabkan DNA menjadi terlihat. Tahap presipitasi dilakukan dengan cara meneteskan larutan presipitasi protein dan kemudian divortex yang bertujuan untuk menghomogenkan larutan.

Larutan presipitasi protein terdiri atas amonium asetat yang jika berikatan dengan protein mengakibatkan terbentuknya senyawa baru dengan kelarutan lebih rendah, sehingga menyebabkan protein mengendap. Larutan tersebut kemudian disentrifugasi kembali selama 5 menit dengan kecepatan Prinsip utama sentrifugasi adalah memisahkan substansi berdasarkan berat jenis molekul dengan cara memberikan gaya sentrifugal sehingga substansi yang lebih berat akan berada di dasar, sedangkan substansi yang lebih ringan akan terletak di atas Fauziah, Isolasi DNA diperlukan untuk analisis genetik, yang digunakan untuk tujuan ilmiah, medis, atau forensik.Tahap tahap isolasi DNA apa saja ya?

Substansi ini dimiliki oleh semua organisme hidup virus pengecualian. Peran DNA secara umum di dalam sel adalah sebagai materi genetik, dengan kata lain DNA menyimpan blueprint bagi setiap aktivitas sel. Materi genetik tersebut adalah suatu faktor pembawa sifat organisme yaitu gen. Gen dapat diidentifikasi dan direkayasa apabila telah diambil dari sumbernya yaitu DNA. Gen pun dapat ditransfer dari individu satu ke individu yang lain. Proses ini adalah manifestasi dari proses yang dinamakan isolasi DNA.

Kualitas DNA tersebut ditentukan oleh hal-hal berikut yaitu kemurnian DNA, panjang DNA, kemampuan dipotong oleh sembarang enzim, tidak mengalami modifikasi selama proses isolasi berlangsung. Oleh sebab itu, terdapat sejumlah teknik isolasi DNA, yang disesuaikan untuk berbagai maksud penggunaan dan kualitas minimum yang ingin dicapai. Pemurnian purifikasi DNA bertujuan untuk menghilangkan beberapa kontaminan seperti senyawa sekunder fenolpolisakarida, R NA dan juga protein.

Pemurnian dari kontaminan protein dan RNA dilakukan menggunakan senyawa kloroform isoamilalkohol, asam asetat, dan enzim RNAse. Pemurnian ini merupakan tahapan paling penting dalam Isolasi DNA. Kontaminasi ini dapat menurunkan k u alitas DNA hasil isolasi dan mengakibatkan data yang didapat tidak valid. Diposting oleh Lab Biomol di Unknown 23 November Unknown 25 November Titis Pratiknyo 1 Desember Tamam 24 November Tambahkan komentar.

Muat yang lain Langganan: Posting Komentar Atom.Posting Komentar. Ade Puji Setyawati 1. Hastari, M. Biomed 2. Festy Auliyaur Rahmah, S.

Ble uart vs ble gatt

Nugroho Adi Maulana 3. Indhina Reihannisha 3. Djuanda, Tangerang SelatanIndonesia. Email : Adebio12 gmail. DNA merupakan senyawa yang mengandung informasi genetik makhluk hidup dari satu generasi ke generasi selanjutnya. Isolasi DNA sawi hijau ini dilakukan dengan mengambil potongan daun muda kemudian daun tersebut diekstraksi hingga didapatkan DNA murni dari tanaman sawi hijau tersebut.

Hasil setelah penambahan kloroform dan isoamil alkohol 1x volum sampel dan disentrifugasi terbentuk 2 fase yaitu fase aqoueous dan organik. Setelah penambahan isopropanol dingin terlihat benang-benang tipis DNA.

Dasar Teori. Deoxyribo Nucleic acid DNA merupakan senyawa kimia yang paling penting dalam makhluk hidup. DNA eukariot tidak hanya dijumpai pada nukleus, tetapi dapat ditemukan pada mitokondria dan kloroplas. DNA yang diisolasi dari kloroplas menunjukkan sifat berbentuk sirkular, terdiri dari untai ganda, replikasi semikonservatif, dan bebas dari protein histon.

DNA kloroplas penting dalam proses fotosintesis. Pada sel-sel tanaman DNA ekstrakromosal ini dapat ditemukan di mitokondria dan kloroplas Farrel, Sentrifugasi merupakan teknik untuk memisahkan campuran berdasarkan berat molekul komponennya.

Molekul yang mempunyai berat molekul besar akan berada di bagian bawah tabung dan molekul ringan akan berada pada bagian atas tabung Muladno Terdapat berbagai macam metode isolasi DNA tanaman. Beberapa metode isolasi DNA juga menggunakan nitrogen cair pada tahap awal ekstraksi untuk menghasilkan kualitas DNA terbaik.Posting Komentar. BAB I. DNA atau Deoxyribose Nucleic Acid adalah molekul utama yang mengkode semua informasi yang dibutuhka n untuk proses metabolisme dalam setiap organisme. DNA ini tersusun atas 3 komponen utama yaitu gula deoksiribosa, basa nitrogen dan fosfat yang tergabung membentuk nukleotida.

Molekul DNA ini terikat membentuk kromosom, ditemukan di nukleus, mitokondria dan kloroplas. DNA yang menyusun kromosom ini merupakan nukleotida rangkap yang tersusun heliks ganda atau double helixdimana basa nitrogen dan kedua benang polinukleotida saling berpasangan dalam pasangan yang tetap melalui ikatan hidrogen.

Antara nukleotida yang satu dengan nukleotida yang lain dihubungkan dengan ikatan fosfat. DNA terdapat di dalam setiap sel makhluk hidup disebut sebagai cetak biru kehidupan karena molekul ini berperan penting sebagai pembawa informasi hereditas yang menentukan struktur protein dan proses metabolisme lain Agus dan Sjafarenan, Untuk mendapatkan DNA murni dari suatu sel dalam jaringan tubuh makhluk hidup dapat dilakukan suatu teknik isolasi DNA.

Prinsip dasar isolasi DNA ada tiga yaitu penghancuran, ekstraksi dan pemurnian. Isolasi DNA bertujuan untuk memisahkan DNA dari zat-zat lain yang dapat dilakukan dengan berbagai cara, akan tetapi pada setiap jenis maupun bagian tanaman dapat menimbulkan masalah berbeda, antara lain karena adanya senyawa polifenol dan polisakarida dalam konsentrasi tinggi yang dapat menghambat pemurnian DNA dan juga mempengaruhi enzim-enzim seperti polimerase, ligase, endonuklease restriksi, atau enzim untuk kegiatan molekuler lain yang dapat menyebabkan DNA tidak dapat digunakan untuk aplikasi penelitian Istanti, Pengisolasian DNA secara sederhana dapat diawali dengan memecahkan dinding sel, membran plasma dan membran inti, baik secara mekanik maupun secara kimiawi.

Secara kimiawi dapat dilakukan dengan pemberian detergen yang dapat menyebabkan rusaknya membran sel Agus dan Sjafarenan, Tujuan percobaan. Tujuan dari praktikum ini yaitu:.

Halyard health 46827

Mengetahui keefektifan deterjen dan buah yang dipakai untuk melakukan percobaan isolasi DNA. Waktu dan Tempat Percobaan. Percobaan ini dilaksanakan pada hari Kamis, pada tanggal 13 maretpukul BAB II. DNA adalah asam nukleat yang mengandung materi genetik dan berfungsi untuk mengatur perkembangan biologis seluruh bentuk kehidupan secara seluler. DNA terdapat pada nukleus, mitikondria, dan kloroplas. DNA terdiri dari tiga macam molekul, yaitu gula deoksiribosa, gugus fosfat dan basa nitrogen.

Gugus fosfat pada DNA berikatan dengan atom C nomor 5 melalui ikatan fosfoester. Gugus fosfat tersebut yang menyebabkan asam nukleat bermuatan negatif. Basa nitrogen yang menyusun asam nukleat ada dua macam, yaitu basa purin yang terdiri dari adenin dan guanin dan basa pirimidin yang terdiri dari timin dan sitosin.

Nukleosida akan bergabung dengan fosfat dan membentuk molekul yang disebut nukleotida. Nukleotida adalah Satu komponen pembangun DNA terdiri atas satu gula pentosa, satu gugus fosfat dan satu pasang basa Asris, Untai ganda DNA tersusun oleh dua rantai polinukleotida yang terpilin. Kedua rantai tersebut berikatan dengan adanya ikatan hidrogen antara basa adenin dengan timin sebanyak dua ikatan dan antara guanin dan sitosin sebanyak tiga ikatan.

Spesifisitas pasangan basa tersebut disebut sebagai komplementaritas Replikasi merupakan proses pelipatgandaan DNA. Proses replikasi ini diperlukan ketika sel akan membelah diri. Pada setiap sel, kecuali sel gamet, pembelahan diri harus disertai dengan replikasi DNA supaya semua sel turunan memiliki informasi genetik yang sama. Pada dasarnya, proses replikasi memanfaatkan fakta bahwa DNA terdiri dari dua rantai dan rantai yang satu merupakan konjugat dari rantai pasangannya. Dengan kata lain, dengan mengetahui susunan satu rantai, maka susunan rantai pasangan dapat dengan mudah dibentuk.

Salah satu teori yang paling populer menyatakan bahwa pada masing-masing DNA baru yang diperoleh pada akhir proses replikasi, satu rantai tunggal merupakan rantai DNA dari rantai DNA sebelumnya, sedangkan rantai pasangannya merupakan rantai yang baru disintesis.

Job opportunities under chemical engineerng conco company swaziland

Setelah cukup ruang terbentuk akibat pembukaan untaian ganda ini, DNA polimerase masuk dan mengikat diri pada kedua rantai DNA yang sudah terbuka secara lokal tersebut.Molekul DNA dalam suatu sel dapat diekstraksi atau diisolasi untuk berbagai macam keperluan seperti amplifikasi dan analisis DNA melalui elektroforesis.

Menurut Surzyckiada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam proses isolasi DNA antara lain harus menghasilkan DNA tanpa adanya kontaminan seperti protein dan RNA; metodenya harus efektif dan bisa dilakukan untuk semua spesies metode yang dilakukan tidak boleh mengubah struktur dan fungsi molekul DNA; dan metodenya harus sederhana dan cepat.

Prisnsip isolasi DNA pada berbagai jenis sel atau jaringan pada berbagai organisme pada dasarnya sama namun memiliki modifikasi dalam hal teknik dan bahan yang digunakan. Namun tahapan-tahapan isolasi DNA dalam setiap langkahnya memiliki protokol sendiri yang disesuaikan dengan keperluan.

cara isolasi dna pdf

Penggunaan teknik isolasi DNA dengan kit dan manual memiliki kelebihan dan kekurangan. Metode konvensional memiliki kelebihan harga lebih murah dan digunakan secara luas sementara kekurangannya membutuhkan waktu yang relatif lama dan hasil yang diperoleh tergantung jenis sampel. Tahap pertama dalam isolasi DNA adalah proses perusakan atau penghancuran membran dan dinding sel.

Pemecahan sel lisis merupakan tahapan dari awal isolasi DNA yang bertujuan untuk mengeluarkan isi sel Holme dan Hazel, Tahap penghancuran sel atau jaringan memiliki beberapa cara yakni dengan cara fisik seperti menggerus sampel dengan menggunakan mortar dan pestle dalam nitrogen cair atau dengan menggunakan metode freezing-thawing dan iradiasi Giacomazzi et al.

Cara lain yakni dengan menggunakan kimiawi maupun enzimatik. Penghancuran dengan menggunakan kimiawi seperti penggunaan detergen yang dapat melarutkan lipid pada membran sel sehingga terjadi destabilisasi membran sel Surzycki, Sementara cara enzimatik seperti menggunakan proteinase K seperti untuk melisiskan membran pada sel darah Khosravinia et al. Pada proses lisis dengan menggunakan detergen, sering digunakan sodium dodecyl sulphate SDS sebagai tahap pelisisan membran sel.

Detergen tersebut selain berperan dalam melisiskan membran sel juga dapat berperan dalam mengurangi aktivitas enzim nuklease yang merupakan enzim pendegradasi DNA Switzer, Parameter keberhasilan dalam penggunaan CTAB bergantung pada beberapa hal. Pertama, Konsentrasi NaCl harus di atas 1. Karena jumlah air dalam pelet sel sulit diprediksi, maka penggunaan CTAB sebagai pemecah larutan harus dengan NaCl dengan konsentrasi minimal 1. Ketiga, penggunaan CTAB dengan kemurnian yang baik akan menentukan kemurnian DNA yang didapatkan dan dengan sedikit sekali kontaminasi polisakarida.

Setelah ditambahkan CTAB, sampel diinkubasikan pada suhu kamar. Karena efektivitasnya dalam menghilangkan polisakarida, CTAB banyak digunakan untuk purifikasi DNA pada sel yang mengandung banyak polisakarida seperti terdapat pada sel tanaman dan bakteri gram negatif seperti Pseudomonas, Agrobacterium, dan Rhizobium Surzycki, NaCl berfungsi untuk menghilangkan polisakarida sementara 2-mercaptoethanol befungsi untuk menghilangkan kandungan senyawa polifenol dalam sel tumbuhan Ranjan et al.

Senyawa polifenol perlu dihilangkan agar diperoleh kualitas DNA yang baik Moyo et al. Polifenol juga dapat menghambat reaksi dari enzim Taq polimerase pada saat dilakukan amplifikasi. Penggunaan 2-mercaptoethanol dengan pemanasan juga dapat mendenaturasi protein yang mengkontaminasi DNA Walker dan Rapley, Konsentrasi dan pH dari bufer yang digunakan harus berada dalam rentang pH 5 sampai Larutan buffer dengan pH rendah akan mengkibatkan depurifikasi dan mengakibatkan DNA terdistribusi ke fase fenol selama proses deproteinisasi.

Sedangkan pH larutan yang tinggi di atas 12 akan mengakibatkan pemisahan untai ganda DNA. Fungsi larutan buffer adalah untuk menjaga struktur DNA selama proses penghancuran dan purifikasi sehingga memudahkan dalam menghilangkan protein dan RNA serta mencegah aktivitas enzim pendegradasi DNA dan mencegah perubahan pada molekul DNA. Untuk mengoptimalkan fungsi larutan buffer, dibutuhkan konsentrasi, pH, kekuatan ion, dan penambahan inhibitor DNAase dan detergen Surzycki DNA yang telah diekstraksi dari dalam sel selanjutnya perlu dipisahkan dari kontaminan komponen penyusun sel lainnya seperti polisakarida dan protein agar DNA yang didapatkan memiliki kemurnian yang tinggi.

Fenol seringkali digunakan sebagai pendenaturasi protein, ekstraksi dengan menggunakan fenol menyebabkan protein kehilangan kelarutannya dan mengalami presipitasi yang selanjutnya dapat dipisahkan dari DNA melalui sentrifugasi Karp, Bettelheim dan Landesberg menyebutkan bahwa setelah sentrifugasi akan terbentuk 2 fase yang terpisah yakni fase organik pada lapisan bawah dan fase aquoeus air pada lapisan atas sedangkan DNA dan RNA akan berada pada fase aquoeus setelah sentrifugasi sedangkan protein yang terdenaturasi akan berada pada interfase dan lipid akan berada pada fase organik Gambar 1.

Selain fenol, dapat pula digunakan campuran fenol dan kloroform atau campuran fenol, kloroform, dan isoamil alkohol untuk mendenaturasi protein. Gambar 3.

Samsung 970 evo compatible motherboards

Isolasi DNA juga dapat dilakukan dengan menggunakan kit yang sudah diproduksi oleh beberapa perusahan untuk mempermudah dan mempercepat proses isolasi DNA. Kit isolasi juga disesuaikan dengan kebutuhan oleh konsumen dan jenis sel yang akan digunakan.

Extract zimage

Home Publikasi Tentang Sesuatu. Written on September 5th, by priyambodo.Posting Komentar. BAB I. Ia menemukan senyawa asam yang mengandung nitrogen dan fosfat pada inti sel dari sel darah putih.

Senyawa ini diberi nama nukleinnamun pada tahun muridnya yaitu Richard Altmann menamainya asam nukleat. Metode yang digunakan oleh Miescher adalah alkalyne lysis untuk memecahkan sel dan mengisolasi DNA. Pasangan basa pada DNA terdiri atas dua macam, yaitu basa purin dan pirimidin. DNA memiliki struktur pilinan utas ganda yang anti pararel dengan komponen-komponennya, yaitu gula pentosa deoksiribosagugus fosfat dan pasangan basa.

DNA juga dapat diisolasi, baik pada manusia maupun tumbuhan. DNA manusia dapat diisolasi melalui darah. Komponen darah yang diisolasi yaitu sel darah putih, karena memiliki nukleus dimana terdapat DNA didalamnya. Salah satu kesulitan isolasi DNA dari tanaman tinggi adalah proses destruksi dinding sel untuk melepaskan isi sel. Isolasi DNA adalah salah satu teknik dasar yang harus dikuasai dalam mempelajari teknik biologi sel.

Teknik ini diawali dengan perusakan dinding sel tumbuhan dan lisis membran sel yang merupakan upaya pemecahan sel, serta presipitasi DNA yang akan dipisahkan purifikasi DNA. Penggunakan nitrogen cair ini dimaksudkan untuk membekukan sel, setelah sel beku lalu sel dirusak digerus sampai benar benar halus dengan mortar agar dinding sel rusak.

Lisis membran sel yaitu proses untuk meluruhkan membran sel pada nu k leus. Teknik ini umumnya dilakukan menggunakan larutan deterjen kationik yaitu CTAB.

Hal ini dikarenakan waktu isolasi yang relatif cepat serta tahapan metode yang relatif lebih mudah. Tris-Cl berfungsi untuk mendenaturasi protein. NaCl berfungsi sebagai bahan penetral pada gula fosfat DNA.

EDTA berfungsi sebagai penghancur sel dengan cara mengikat ion magnesium yang diperlukan oleh sel untuk menjaga keutuhan selubung sel secara keseluruhan. BAB II. Untuk lebih jelas alagi mengenai devinisi hutan mangrove dapat kita lihat pendapat menurut para ahli sebagaiberikut:. Morfologi Tanaman Bakau Rizhophora stylosa Griff. Menurut Isroi R.

Kingdom : Plantae. Subkingdom : Tracheobionta. Spesies : Rhizophora stylosa Griff. Bakau adalah nama sekelompok tumbuhan dari genus Rhizophora, famili Rhizophoraceae. Pohon bakau juga memiliki banyak nama lain seperti tancang, tanjang Jw.

Tinggi total 10 m, dengan tinggi akar mencapai 0. Bakau merupakan salah satu jenis pohon penyusun utama ekosistem hutan bakau. Daun tunggal, terletak berhadapan, terkumpul di ujung ranting, dengan kuncup tertutup daun penumpu yang menggulung runcing.

Daun penumpu cepat rontok, meninggalkan bekas serupa cincin pada bukubuku yang menggembung. Perbungaan terjadi sepanjang tahun. Bunga R. Daun mahkota putih, berambut panjang hingga 8 mm. Buah coklat kecil, panjang sampai dengan 4 cm.Tujuan dari praktikum ini adalah mengetahui dan mengisolasi plasmid untuk vektor kloning dan mengetahui cara mendeteksi DNA dengan gel agarosa.

Dunia bioteknologi sedang gencar-gencarnya dilakukan oleh para ilmuwan di dunia. Di Indonesia sendiri sejarah bioteknologi baru masuk sekitar tahun an. Dalam dunia bioteknologi rekayasa genetika, isolasi plasmid merupakan langkah awal dalam pengklonan gen.

Isolasi plasmid adalah tahap mengisolasi atau mengambil plasmid dari organisme prokariot unruk dijadikan sebagai alat pengangkut gen DNA yang akan disisipkan dari satu organisme ke organisme hidup lainnya. Plasmid merupakan molekul DNA utas ganda sirkuler, kecil, terdapat dalam sitoplasma, bersifat ekstrakromosomal dan mampu bereplikasi secara autonom.

Plasmid banyak terdapat pada organism prokariot Muladno Plasmid merupakan salah satu komponen genetik yang sering dijadikan sebagai vektor. Untuk menjadi vektor, plasmid yang digunakan harus kecil, susunan DNA diketahui, mempunyai jumlah kopi yang banyak di dalam sel inang, memiliki titik Ori, marker seleksi dan marker seleksi kedua yang berguna sebagai tanda bila plasmid disisipkan gen asing, dan situs restriksi yang unik sebagai tanda untuk menyisipkan gen asing. Keberadaan suatu plasmid di dalam sel bakteri tidak mutlak.

Gen-gen yang dibawa plasmid akan memberikan sifat tambahan terhadap sel bakteri Jusuf Elektroforesis adalah suatu teknik pemisahan molekul selular berdasarkan atas ukurannya dengan menggunakan medan listrik yang dialirkan pada suatu medium yang mengandung sampel yang akan dipisahkan.

Teknik ini dapat digunakan dengan memanfaatkan muatan listrik yang ada pada makromolekul, misalnya DNA yang bermuatan negatif.

Jika molekul yang bermuatan negatif dilewatkan melalui suatu medium, misalnya gel agarosa, kemudian dialiri arus listrik dari satu kutub ke kutub yang berlawanan muatannya, maka molekul tersebut tergantung pada nisbah rasio muatan terhadap massanya, serta tergantung pula pada bentuk molekulnya Lewis Pada praktikum ini dilakukan isolasi plasmid dan elektroforesis DNA pada media gel agarose.

Teknik isolasi plasmid menggunakan plasmid yang berasal dari Escherichia coli yang telah dikulturkan. Setelah lisis bakteri diberi larutan C Sodium asetat yang berfungsi untuk menetralisirkan pH. Larutan-larutan yang digunakan tersebut memiliki peran yang penting dalam keberhasilan isolasi plasmid. Tingkat keberhasilan isolasi ini dapat dilihat pada proses elektroforesis. Elektroforesis DNA merupakan teknik untuk memisahkan sampel DNA berdasarkan atas ukuran berat molekul dan struktur fisik molekulnya.

Gel yang biasa digunakan dalam elektroforesis adalah gel agarosa dan gel poliacrilamid. Elektroforesis gel agarosa dapat dilakukan untuk memisahkan sampel DNA dengan ukuran dari beberapa ratus hingga pasang basa bp. Prinsip kerja elektroforesis adalah dengan cara memvisualisasikan DNA di dalam gel. Pada prinsipnya, DNA dapat bermigrasi di dalam gel dalam bentuk padat yang diletakkan dalam larutan penyanggah yang dialiri arus listrik.

Setelah DNA dimasukkan ke dalam lubang sampel, arus listrik dialirkan. Kutub yang sejajar dengan lubang sampel DNA berupa kutub negatif, sedangkan kutub yang lainnya positif. Berdasarkan hasil pengamatan elektroforesis di laboratorium, semua kelompok yang mewakili masing-masing sumur pita DNA tidak menunjukkan adanya pergerakan DNA pada gel.

Pita DNA yang harusnya berpendar dan bermigrasi di dalam gel tidak tampak Gambar 1. Faktor tingkat kepadatan gel agarose, arus listrik yang diberikan juga mungkin kurang besar untuk dapat memigrasikan DNA di dalam gel, sehingga DNA tidak tampak. Teknik isolasi plasmid dilakukan dengan cara mengambil plasmid dari bakteri yang nantinya akan digunakan sebagai vector kloning gen. Sehingga dapat diperoleh perbedaan berat molekul serta ukuran DNA melalui visualisasi pita dari fragmen yang bermigrasi.

Lewis R. Human Genetics: Concepts and applications. Filed under just writing don't thinking.